Kamis, 17 September 2009

Bulan Pertanda Kala, Bulan Penunjang Kehidupan

KOMPAS.com - Dari segi asal-usul kejadiannya, Bulan tidak dapat dipisahkan dari Bumi. Salah satu teori yang kini banyak dianut adalah bahwa Bulan terbentuk dari sempalan material Bumi akibat ditumbuk oleh benda angkasa ukuran besar, mungkin sebesar Mars. Karena model ini lebih mampu menjelaskan terbentuknya Bulan dibandingkan dengan teori-teori lain, skenario tumbukan planeter ini merupakan yang paling banyak diterima di kalangan ilmiah (Gabriel Gache, Science News Editor, 20 Desember 2007).

Tentu masih ada rincian penjelasan dari proses tersebut, yang menghasilkan satelit alam relatif amat besar terhadap ukuran planet induknya. Muncul pula dugaan, materi Bulan tersusun 80 persen dari benda penumbuk dan 20 persen dari Bumi. Namun, ada juga ilmuwan lain yang mengatakan sebaliknya.

Tentu masih banyak yang dapat dikisahkan dari riwayat lahirnya Bulan. Namun, semangat mempelajari riwayat dua benda langit yang ditakdirkan untuk menyusuri waktu bersama-sama ini bukan berlangsung satu arah saja. Misalnya studi hanya diarahkan untuk mempelajari Bulan. Dalam kenyataannya, dari studi tentang Bulan pula banyak dipelajari serba-serbi mengenai Bumi.

Bumi dari Bulan
Di Bulan, ternyata ada berton-ton batuan dan debu yang pada masa silam ditembakkan dari Bumi akibat tumbukan asteroid. Pada batuan dan debu tersebut ternyata juga terkandung rahasia mengenai planet Bumi pada keadaan awal dan juga asal-usul kehidupan (Science Tuesday, 23/7/2002).

John Armstrong dari Universitas Washington di Seattle, AS, menyebut bahwa Bulan merupakan loteng Bumi sehingga kita harus sering menengok untuk mendapatkan benda berharga yang tersimpan di sana. Informasi yang dikandung pada benda-benda itu tak dapat ditemukan di tempat lain.

Dari sampel materi yang ada di Bulan, menurut Armstrong, dapat diketahui apa yang ada di Bumi 3,9 miliar sampai 4,0 miliar tahun silam, bagaimana keadaan awal atmosfernya saat itu, juga kerak dan permukaan buminya. Bisa juga ditelusuri bagaimana kehidupan mulai berevolusi.

Misteri ukuran
Di luar ”riwayat bersama” Bumi-Bulan, ada satu hal lain yang dapat menggugah kita mengenai Bulan, yaitu seputar terjadinya Gerhana Matahari Total (GMT), yang merupakan salah satu fenomena alam yang paling indah.

Saat GMT terjadi, tampaklah bahwa ukuran piringan Matahari dan Bulan demikian pas berimpit. Kalau ada sepercik sinar matahari bisa menerobos, itu karena ia lolos melewati permukaan Bulan yang bergunung-lembah.

GMT bisa terjadi karena kebetulan yang luar biasa. Matahari kurang lebih 400 kali lebih lebar, tetapi jaraknya juga 400 kali lebih jauh. Oleh karena itu, keduanya juga tampak sama ukuran di langit. Ini situasi yang amat unik di Tata Surya yang terdiri dari 8 planet dan 166 bulan yang sejauh ini diketahui. Bumi juga satu-satunya planet yang bisa menopang kehidupan. Apakah semua itu kebetulan murni? (New Scientist, 31 Januari 2009).

Di luar dugaan itu, kebetulan atau bukan, Bulan merupakan obyek yang berbeda asal-usulnya dibandingkan dengan bulan-bulan planet lain, seperti Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Jika Bulan kita diyakini tercipta karena Bumi ditumbuk benda langit besar, bulan-bulan planet luar tercipta dengan cara lain, yaitu dari penggumpalan material di medan gravitasi planet induk atau penangkapan benda kecil yang lewat oleh gravitasi planet.

Berkah Bulan
Dengan ukuran yang relatif besar itu, Bulan juga berperan besar dalam mendukung eksistensi kehidupan di Bumi. Ketika Bumi berpusing memutari sumbunya, ia cenderung untuk bergoyang bebas, kadang terpengaruh oleh tarikan Matahari juga. Ternyata, tangan gravitasi Bulan yang tak terlihat dengan halus meredam goyangan pusingan Bumi tadi. Ini mencegah instabilitas rotasi, yang kalau tak diredam bisa menimbulkan perubahan dramatik iklim. Instabilitas bisa membuat kondisi kondusif yang diperlukan untuk munculnya kehidupan di planet kita terganggu.

Tentu dukungan lain bagi kehidupan juga berupa posisi Bumi yang ada di zona tertinggali (habitable zone) di mana ada cukup banyak air cair. Namun, peranan Bulan, sekali lagi, tidak bisa diremehkan.

Akan tetapi, sejak terjadi impak yang melahirkannya, Bulan terus menjauh dari Bumi dengan laju sekitar 3,8 sentimeter setiap tahun. Dinosaurus tidak melihat gerhana seperti kita karena Bulan pada kurun 200 juta tahun silam terlalu dekat, hingga ukurannya cukup besar di langit untuk menghalangi keseluruhan Matahari.

Namun, penghuni Bumi dalam tempo beberapa ratus juta tahun dari sekarang juga tidak akan melihat GMT sama sekali karena Bulan akan tampak terlalu kecil di langit.

Di sini tampaknya ada dua keberuntungan yang dinikmati oleh manusia sekarang ini. Pertama karena ada Bulan yang menjauh dari sejak saat terciptanya. Yang kedua, karena terjadinya evolusi kecerdasan kehidupan.

Oleh karena itu, tulis Marcus Chown di New Scientist, kalau beruntung, Anda bisa menyaksikan GMT dalam hidup Anda, pikirkanlah hal ini: bahwa Bulan besar itu boleh jadi alasan mengapa Anda ada. Itulah falsafah yang sarat dengan paham antropik bahwa kita ada adalah untuk menyaksikan semua keajaiban alam di depan kita.

Pengujung Ramadhan
Kini, ketika Ramadhan 1430 Hijriah semakin tua, Bulan dalam siklus mengelilingi Bumi telah mendekati posisi Bulan Baru saat posisi Matahari-Bumi-Bulan segaris. Menurut perhitungan astronomi modern, Bulan Baru itu akan jatuh pada tanggal 18 September 2009 pukul 18.45 Greenwich Mean Time, atau pukul 01.45 WIB tanggal 19 September.

Kita pun berharap, pada petang hari, 19 September, Bulan telah meninggalkan momen konjungsi dan Matahari-Bumi-Bulan sudah tidak segaris lagi. Artinya, bulan baru telah lahir… sehingga tak keliru apabila 1 Syawal jatuh tanggal 20 September 2009.

Demikianlah manusia belajar banyak dari Bulan dari masa silam, dan dari Bulan yang dekat itu pula masih ada banyak hal yang dapat kita pelajari.

Nanoteknologi Ternyata Punya Efek Samping

TEMPO Interaktif, Jakarta - Teknologi desain dan manipulasi material yang hingga ribuan kali lebih kecil daripada lebar sehelai rambut (nanoteknologi) dianggap sebagai terobosan untuk menciptakan material ringan namun lebih kuat, menarik, bahkan lebih enak.

Saat ini, lebih dari 600 produk melibatkan nanomaterial sudah beredar di pasar. Kebanyakan ada di bidang kesehatan dan kecantikan. Beberapa lainnya juga digunakan untuk terapi medis, bahan aditif makanan dan elektronik.

Masalahnya, semua yang lebih itu belum tentu aman. Beberapa hasil studi menyimpulkan, obyek berukuran nano memiliki efek yang berbeda pada tubuh. Begitu kecilnya, nanopartikel dalam darah juga dikhawatirkan mampu menembus membran otak dan meracuni otak.

Sebuah partikel biasanya dikategorikan nano jika berdiameter 1 sampai 100 nanometer atau sekitar satu per 10 ribu diameter rambut manusia. Ciri lainnya, partikel itu memiliki sifat alami yang tidak dimiliki material tandingannya yang berukuran "normal".

Ciri yang kedua itulah yang dieksplorasi tim dari Duke University di Durham, North Carolina, Amerika Serikat, untuk memastikan ada atau tidaknya efek samping. "Banyak nanopartikel yang diameternya lebih kecil dari 30 nanometer mengalami perubahan drastis dalam struktur kristalin mereka--perubahan yang membuat atom-atom di permukaannya berinteraksi dengan lingkungannya," Profesor Mark Weisner, ketua tim, memaparkan, lewat jurnal Nature of Nanotechnology.

Weisner menjelaskan, beberapa partikel bisa sangat reaktif terhadap zat kimia dalam lingkungan, dan bisa mempengaruhi aktivitas tertentu dalam sel. "Memang sudah ada laporan studi tentang kadar racun nanopartikel yang meningkat seiring dengan ukuran yang semakin nano, tapi masih belum pasti apakah peningkatan itu berbahaya untuk lingkungan atau keselamatan manusia."

Kepala Pusat Dampak Lingkungan dari Nanoteknologi di Duke University itu menekankan pentingnya definisi yang lebih terang tentang nanopartikel, termasuk ancamannya. "Kita harus berbicara dengan bahasa yang sama ketika mengkajinya," katanya.

Senin, 14 September 2009

Konsepsi Titik Temu Hisab - Rukyat di Indonesia

Dasar Pemikiran
Perbedaan penentuan hari-hari besar Islam, khususnya Idul Fitri dan Idul Adha, selalu menimbulkan kebingungan di masyarakat. Alhamdulillah, sikap saling menghargai antarsesama ummat Islam dapat terwujud sampai saat ini. Namun, perbedaan tersebut tidak semestinya terus berlangsung, kalau ada upaya untuk mendapatkan titik temu di antara metode yang berbeda-beda.

Pada Seminar Nasional Hisab Rukyat yang diselenggarakan oleh Badan Litbang Agama dan Diklat Keagamaan, Departemen Agama RI, di Jakarta pada 20 - 22 Mei 2003 dan dihadiri oleh perwakilan Ormas-ormas Islam dan para pakar astronomi telah dicapai konvergensi pemikiran untuk mendapatkan titik temu. Kegiatan tersebut berlanjut dengan Temu Kerja Evaluasi Hisab Rukyat yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Peradilan Agama, Departemen Agama RI, di Bogor pada 26 - 28 Mei 2003 yang dihadiri oleh para ahli hisab rukyat dan pakar astronomi yang membahas aspek teknis hisab rukyat. Kemudian sosialisasi akan dilakukan secara berkelanjutan di berbagai daerah dan berbagai Ormas Islam.

PBNU telah membuat "Pedoman Rukyat dan Hisab" (1994) yang merujuk pada berbagai hadits dan pendapat ulama yang intinya tetap akan menggunakan hasil rukyatul hilal atau istikmal dalam penentuan awal bulan qamariyah, khususnya Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah. Namun, hasil rukyat dapat ditolak bila tidak didukung oleh ilmu pengetahuan atau hisab yang akurat. Sampai saat ini batasan yang digunakan adalah ketinggian hilal minimum 2 derajat, bila kurang dari itu hasil rukyat dapat ditolak. Prinsip yang digunakan adalah wilayatul hukmi, yaitu ulil amri (pemerintah) dapat menetapkan rukyatul hilal di suatu tempat di Indonesia berlaku untuk seluruh wilayah. Itsbat (penetapan) awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah yang dilakukan oleh Pemerintah (Depag RI) dapat diikuti selama didasari oleh hasil rukyat.

PP Muhammadiyah menetapkan awal bulan qamariyah dengan hisab wujudul hilal melalui metode hisab yang akurat. Hilal dianggap wujud bila matahari terbenam lebih dahulu dari bulan. Walaupun hisab dan rukyat diakui memiliki kedudukan yang sama, metode hisab dipilih karena dianggap lebih mendekati kebenaran dan lebih praktis. Muhammadiyah sebenarnya pernah menggunakan metode hisab ijtima' qablal ghurub (ijtima' sebelum maghrib) dan hisab imkanurrukyat (hilal yang mungkin dilihat, tidak sekadar wujud) dalam memaknai "hilal". Tetapi karena kriteria imkanurrukyat yang memberikan kepastian belum ditentukan dan kesepakatan yang ada sering tidak diikuti, maka Muhammadiyah kembali ke hisab Wujudul Hilal. Prinsip wilayatul hukmi juga digunakan, yaitu bila hilal di sebagian Indonesia telah wujud maka, seluruh Indonesia dianggap telah masuk bulan baru.

PP Persis berpandangan bahwa rukyatul hilal bisa bermakna rukyat dengan mata, dengan akal, atau dengan hati. Hisab pada hakikatnya adalah rukyat dengan akal atau dengan hati, karenanya hisab digunakan sebagai penentuan masuknya awal bulan dengan memperhatikan kaidah-kaidah ilmiah yang disepakati oleh ahlinya. Tetapi, batasan hisabnya dalam memahami "hilal" berubah-ubah. Mula-mula menggunakan kriteria ijtima' qablal ghurub, kemudian kriteria imkanurrukyat (tinggi minimum 2 derajat), dan saat ini menggunakan kriteria wujudul hilal di atas ufuk mar'i di seluruh Indonesia (tanpa prinsip wilayatul hukmi).

Pola pemikiran hisab dan rukyat telah sedemikian kokoh dengan dukungan dalil-dalil fikih yang memperkuatnya. Penganut metode rukyat sulit untuk menerima hisab sebagai penggantinya. Sebaliknya, penganut metode hisab juga sulit menerima rukyat sebagai penentu karena hisab dianggap telah mencukupi dan lebih praktis. Namun, kenyataan bahwa Muhammadiyah dan Persis berganti-ganti kriteria menunjukkan bahwa ijtihad terus berjalan untuk memaknai "hilal". Sementara itu NU pun telah berijtihad dalam memaknai "hilal" yang sesungguhnya dengan mengizinkan hisab mengontrol hasil rukyat yang mungkin terkecoh oleh objek terang bukan hilal. Ini peluang titik temu antara metode hisab dan metode rukyat, yaitu mencari kriteria baru yang berlaku bagi hisab maupun rukyat dalam memaknai "hilal" yang sesuai dengan syariat dan prinsip-prinsip ilmiah astronomis. Tidak ada satu pun dalil dalam dalam Al Quran maupun Al Hadits yang secara tegas bisa diambil sebagai kriteria kuantitatif (tidak ada isyarat langsung seperti waktu-waktu shalat yang relatif mudah diinterpretasikan secara kuantitatif astronomis). Satu-satunya cara adalah menggunakan ijtihad ilmiah astronomis.

Secara astronomis pengertian rukyatulhilal bil fi'ili, bil ain, bil 'ilmi, atau bi qalbi, sama saja, yaitu merujuk pada kriteria visibilitas hilal. Kriteria bersama antara hisab dan rukyat tersebut dapat ditentukan dari analisis semua data rukyatul hilal dan dikaji dengan data hisab. Dari analisis itu dapat diketahui syarat-syarat rukyatul hilal, berupa kriteria hisab-rukyat. Kriteria itu dapat dijadikan sebagai pedoman bagi para perukyat bil fi'li/bil 'ain (secara fisik dengan mata) untuk menolak kesaksian yang mungkin terkecoh oleh objek terang bukan hilal. Kriteria itu juga dapat dijadikan sebagai pedoman bagi para ahli hisab yang melakukan rukyat bil ilmi/bi qalbi (dengan ilmu atau dengan hati) untuk menentukan masuknya awal bulan.

Secara astronomis, kriteria visibilitas hilal untuk hisab-rukyat telah banyak tersedia yang didasarkan pada data rukyatul hilal internasional. Namun, data rukyatul hilal Indonesia perlu juga dikaji secara astronomis dalam membuat "Kriteria Hisab Rukyat Indonesia". Sebagai titik awal, kajian oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dapat dijadikan sebagai embrio kriteria tersebut. Para ahli hisab-rukyat dari semua Ormas Islam bersama para pakar astronomi dari Observatorium Bosscha/Departemen Astronomi ITB, Planetarium/Observatorium Jakarta, LAPAN, Bakosurtanal, dan lainnya secara bertahap dapat mengkaji ulang kriteria tersebut dengan bertambahnya data rukyatul hilal di Indonesia.

Kriteria Hisab-Rukyat Indonesia

Berdasarkan kajian astronomis yang dilakukan LAPAN terhadap data rukyatul hilal di Indonesia (1962 - 1997) yang didokumentasikan oleh Departemen Agama RI diperoleh dua kriteria yang rumusannya disederhanakan sesuai dengan praktek hisab-rukyat di Indonesia. Awal bulan ditandai dengan terpenuhi kedua-duanya, bila hanya salah satu maka dianggap belum masuk tanggal. Kriteria Hisab-Rukyat Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Umur hilal minimum 8 jam
2. Tinggi bulan minimum tergantung beda azimut bulan - matahari.

Beda Azimut  Tinggi minimum
                         (derajat)
       0,0                8,3
       0,5                7,4
       1,0                6,6
       1,5                5,8
       2,0                5,2
       2,5                4,6
       3,0                4,0
       3,5                3,6
       4,0                3,2
       4,5                2,9
       5,0                2,6
       5,5                2,4
       6,0                2,3

Implementasi
Sebagai produk kesepakatan Ormas-ormas Islam bersama para pakar astronomi yang difasilitasi oleh Departemen Agama RI, Kriteria Hisab Rukyat Indonesia menjadi kriteria baru menggantikan kriteria MABIMS yang telah ada. Pada tingkat Ormas Islam, kriteria ini akan menggantikan kriteria yang berlaku saat ini, setelah disosialisasikan untuk difahami bersama. Untuk tingkat regional, kriteria ini dapat diusulkan sebagai kriteria MABIMS yang baru.

Bila ada data rukyatul hilal yang lebih rendah dari kriteria yang dilaporkan oleh tiga atau lebih lokasi pengamatan yang berbeda dan tidak ada objek terang (planet atau lainnya) sehingga meyakinkan sebagai hilal, maka rukyatul hilal tersebut dapat diterima dan sebagai data baru untuk penyempurnaan kriteria.

Kriteria Hisab-Rukyat Indonesia merupakan kriteria dinamis yang masih perlu disempurnakan berdasar data-data baru rukyat di Indonesia. Namun, untuk memberikan kepastian, kriteria ini berlaku dan bersifat mengikat untuk masa tertentu yang disepakati (misalnya setiap 5 tahun).

Dalam hal masih terjadi perbedaan karena masalah penafsiran fikih dalam beberapa kasus (misalnya, kasus penerapan istikmal pada saat mendung padahal posisi hilal telah memenuhi kriteria dan kasus penentuan Idul Adha yang berbeda hari dengan Arab Saudi) atau ditemukannya rukyatul hilal yang lebih rendah dari kriteria, prinsip Ukhuwah Islamiyah hendaknya dikedepankan dalam mengatasi masalah ijtihadiyah ini.

T. Djamaluddin (Staf Peneliti Bidang Matahari dan Lingkungan Antariksa, LAPAN, Bandung)

Pilih Rukyat atau Hisab? (Metode Penetapan Bulan Ramadhan)

Di awal-awal menjelang puasa Ramadhan kita selalu saja dihadapkan pada perbedaan penetapan Bulan suci Ramadhan (dan biasanya berimbas pada perbedaan Syawal). Ormas Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan berdasarkan hisab. Sedangkan ormas NU menetapkan awal Ramadhan dengan rukyat (baca:rukyah). Masih banyak organisasi lain yang mempunyai penghitungan sendiri dan melaksankan ibadah berdasarkan keputusan organisasi tersebut. Sementara itu pemerintah lebih mempertimbangkan kepentingan politis dalam penetapan Ramadhan.

Dari sekian banyak ormas, NU dan Muhammdiyah yang paling mencolok dalam keputusan penetapan awal ramadhan. Wajar, mereka merupakan dua organisasi islam terbesar di negeri ini. Alhamdulillah, untunglah tahun ini (sepertinya) tidak terjadi perbedaan diantara kedua ormas besar itu.

Dengan tidah bermaksud ingin menyalahkan pemerintah, NU, Muhammadiyah, ataupun ormas Islam lain yang mengeluarkan penetapan awal Ramadhan yang berbeda-beda. Tapi terbersit suatu ketidak konsistenan di antara mereka yang menolak penetapan awal Ramadhan berdasarkan hisab dengan alasan bahwa yang diperintahkan oleh Rasulullah dalam menetapkan bulan Ramadhan hanya dengan melihat bulan (rukyatul hilal).

Pertama, Rasulullah menetapkan waktu-waktu shalat berdasarkan poisisi matahari. Ketika terbit fajar, tibalah shalat Subuh. Ketika matahari sepenggalahan naik, tibalah shalat Dhuha. Ketika matahari berada dipuncak, tibalah shalat Dzuhur. Ketika matahari berada di sebelah barat dan tinggi tubuh kita sama dengan panjang bayang-bayang tubuh kita, saatnya shalat ashar. Ketika matahari terbenam, saatnya shalat maghrib, dan ketika warna kemerah-merahan di sebelah barat menghilang, jatuhlah shalat Isya.

Kedua, Rasulullah menetapkan waktu Puasa dan Idul Fitri berdasarkan penampakan bulan. Dengan melihat dari ketinggian apakah hilal/bulan sudah tampak atau belum. Jika ada dua orang beriman menyatakan melihat hilal, maka tibalah saatnya waktu berpuasa. Jika hilal tidak nampak, maka puasa dilakukan keesokan harinya.

Penentuan waktu shalat berdasarkan posisi matahari sungguh sangat merepotkan kita. Hal itu sangat wajar digunakan pada masa Rasulullah karena pada zaman itu belum ada jam ataupun penunjuk waktu yang lebih akurat. Dengan kemajuan teknologi, para ilmuwan bisa mengkalkulasikan posisi matahari dengan tepat, presisi dan akurasinya. Kemudian, dibuatlah jadwal shalat yang semua itu berdasarkan perhitungan (hisab). Bahkan jadwal shalat berlaku selama-lamanya selama matahari berada di manzilahnya, lengkap dengan detik dan menitnya.

Tidak lagi kita temu orang hendak shalat terlebih dahulu melihat matahari, kemudian baru azan. Tidak lagi kita temui perbedaan yang mencolok antara Muhammadiyah, NU, maupun ormas lain. Semua sepakat menggunakan waktu berdasarkan perhitungan tadi.

Nah, masalahnya mengapa untuk penetapan awal bulan Ramadhan mereka menolak menggunakan perhitungan? Untuk penetapan shalat, mereka setuju dengan perhitungan. Padahal dari sisi kekakuratan, jelas-jelas yang menggunakan perhitungan, dengan ilmu dan teknologi, lebih tepat dibandingkan dengan melihat langsung. Di sinilah letak ketidak konsistenan yang dimaksud.

Jika kita mau menggunakan ilmu dan teknologi, dengan hisab (perhitungan matematika dan astronomi), jangankan awal bulan Ramadhan tahun ini, bahkan awal bulan Ramadhan sepuluh tahun yang akan datangpun telah diketahui secara akurat sejak saat ini. Tinggal disepakati saja berapa derajat posisi bulan di atas ufuq untuk bisa dikatakan bulan baru. Tidak perlu ribut-ribut lagi.

Penentuan Awal Ramadhan dan Syawal 1430 H

Penentuan awal masa shaum dan Idul Fitri biasanya ditentukan oleh pengamatan Hilal, sabit Bulan tipis yang nampak oleh mata bugil pada langit senja di kaki langit Barat sesaat setelah Bulan melewati fase konjungsi atau dalam bahasa arab dikenal sebagai Ijtimak. Pada fase ini Bulan tidak dapat terlihat dari Bumi karena permukaan yang nampak dari bumi tidak mendapat sinar Matahari atau yang juga kita kenal sebagai fasa Bulan Baru. Acuan Visibilitas hilal ini memberi implikasi perbedaan setiap bulan islam bisa terdiri dari 29 hari atau 30 hari.Untuk mengamati penampakan Hilal di penghujung senja di ufuq Barat, ada beberapa kaidah yang sebaiknya diketahui secara umum, yakni:

1.Langit cerah atau cukup cerah berawan tipis
2.Waktu pengamatan telah melewati waktu konjungsi/ijtimak
3.Waktu penampakan hilal umumnya dalam senja nautika (jarak zenith Matahari sekitar 95 atau 96 derajat)
4.Pada saat Matahari terbenam dan bahkan Matahari mencapai jarak zenith sekitar 95 atau 96 derajat posisi Bulan masih harus di atas ufuq . Penampakan hilal umumnya dalam langit senja nautika ketika kedudukan Matahari mencapai 5 atau 6 derajat di bawah ufuq atau di bawah horizon Barat. Senja nautika diantara senja sipil dan senja astronomi..
5.Ukuran luas sabit Bulan sedemikian rupa sehingga bisa cukup terang dan mudah dideteksi oleh mata bugil manusia.
Dalam penentuan awal Bulan Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah, Indonesia menganut sistem Hisab Rukyat. Hisab merupakan sistem penentuan dengan melakukan perhitungan matematis dan astronomis untuk menentukan posisi Bulan untuk mengetahui dimulainya awal bulan dan Rukyat merupakan penentuan yang dilakukan dengan mengamati visibilitas hilal. Pengamatan yang dilakukan bisa menggunakan teleskop ataupun mata bugil setelah matahari terbenam. Hal ini dikarenakan ukurannya yang sangat tipis dan intensitas cahaya hilal yang jauh lebih redup dari Matahari. Jika hilal bisa terlihat, maka itulah awal bulan baru. Seandainya tidak, awal bulan baru dapat ditetapkan untuk mulai keesokan harinya.
Awal Ramadhan 1430 H
Konjungsi Matahari-Bumi -Bulan akan terjadi pada hari Kamis, 20 Agustus 2009 pukul 17:01 wib. Kedudukan B Kedudukan Bulan pada saat Matahari terbenam pada tanggal 20 Agustus 2009, sekitar 1 hingga 3 derajat di bawah ufuq.
Pada tanggal 20 Agustus 2009 secara umum di wilayah Indonesia Bulan terbenam beberapa menit mendahului Matahari. Aturan penetapan awal Bulan berdasarkan kriteria bila konjungsi atau ijtimak berlangsung sebelum maghrib (sebelum Matahari terbenam) tidak bisa dipergunakan untuk memprediksi adanya hilal. Bila aturan itu dipergunakan pada kasus pencarian hilal awal Ramadlan 1430 H bisa keliru (Bulan sudah terbenam, disangka masih di atas ufuq), tinggi Bulan pada saat Matahari terbenam adalah sekitar -2 derajat (di bawah ufuq) tidak selamanya selalu di atas ufuq.
Pada tanggal 21 Agustus 2009 posisi tinggi Bulan saat matahari terbenam sudah mencapai sekitar 10 derajat dan luas sabit Bulan sudah mencapai sekitar 2 %. Dapat disimpulkan, awal Ramadhan 1430 H akan jatuh pada tanggal 21 Agustus 2009 dan Sabtu 22 Agustus 2009 akan menjadi shaum pertama.

Untuk penentuan awal Ramadhan, Departemen Agama akan melakukan sidang istbat hari Kamis, 20 Agustus 2009, dan pelaksanaan pengamatan Hilal juga akan dilaksanakan dari beberapa lokasi di Indonesia oleh tim astronomi dari Bosscha dan juga rekan-rekan astronom amatir yang ada di Indonesia.

Penentuan Awal Syawal 1430 H
Ijtimak akhir Ramadhan 1430 H bertepatan dengan tanggal 19 September pukul 01:44 wib. Posisi Bulan dan Matahari saat terbenam setelah ijtimak, bulan berada cukup tinggi sekitar 4 hingga 5 derajat di atas ufuq. Berdasarkan kondisi ini, diperkirakan Idul Fitri akan jatuh pada tanggal 20 September 2009.

Posisi Bulan setelah ijtimak pada tanggal 19 September 2009. Matahari terbenam lebih dahulu, dan bulan mencapai tinggi sekitar 5 derajat. Sumber : Stellarium

Pada tanggal 19 September 2009 secara umum di wilayah Indonesia Bulan terbenam beberapa menit setelah Matahari terbenam. Pada tanggal 19 September 2009 tinggi Bulan mencapai 5 derajat 22 menit pada saat Matahari terbenam jam 17:51 wib dan luas sabit Bulan hampir mencapai 1%, sedang pada tanggal 20 September 2009 tinggi Bulan menjadi 17 derajat 41 menit (lebih dari 15 derajat) dan luas sabit bulan telah mencapai 4%.

Jadi bisa disimpulkan hilal awal Syawal 1430 H walaupun sulit masih mempunyai kemungkinan untuk bisa dirukyat dari wilayah Indonesia. Bulan mempunyai posisi beda deklinasi lebih dari 5 derajat dari Matahari, jarak busur Bulan dan Matahari cukup besar dan berpeluang untuk bisa dirukyat.

Hasil pengamatan hilal 19 September 2009 akan ikut menentukan apakah Ramadhan 1430 H terdiri dari 29 hari atau 30 hari. Bagi yang berpandangan posisi Bulan sudah cukup memenuhi kriteria tanda awal Bulan Syawal 1430 H maka awal Syawal 1430 H jatuh pada 19 September 2009 setelah maghrib dan shalat Ied 1430 H pada hari Ahad tanggal 20 September 2009.

Sidang itsbat direncanakan akan diselenggarakan tanggal 19 September 2009. Rukyatul hilal Nasional melibatkan beberapa ahli astronomi tersebar dibeberapa titik pengamatan di seluruh wilayah Indonesia (Kupang, Ternate, Semarang, Ujung Pandang, CondroDipo, LhokNga Aceh dan Observatorium Bosscha) dan rukyatul hilal para ahli rukyat dari ormas Islam maupun pemburu Hilal. Hasil pengamatan Hilal mereka menjadi pertimbangan dalam menetapkan awal Syawal 1430 H.

Sumber : RAMADHAN 1430 H 29 ATAU 30 HARI ? oleh Dr. Moedji Raharto, KK Astronomi – FMIPA ITB

(Tayangan Hilal dapat dinikmati di website Hilal, Observatorium Bosscha)

Minggu, 13 September 2009

TelkomFlexi Hadirkan Tarif Internet Harian

Okezone JAKARTA - Masih dalam rangka menyemaraki Dirgahayu Republik Indonesia ke-64, Telkom melalui layanan fixed wireless access TELKOMFlexi meluncurkan layanan internet paling murah.
Layanan yang disebut FlexiNet Unlimited tersebut memungkinkan pelanggan Flexi mengakses internet sepuasnya, hanya dengan Rp2.500 per hari atau hanya Rp15.000 untuk tujuh hari.

"Flexinet Harian dan Mingguan merupakan program Flexi terbaru yang menawarkan akses internet sangat murah. FlexiNet Unlimited diluncurkan untuk melengkapi layanan internet Telkom yang sudah ada, seperti Speedy, Astinet, TelkomNet Instan dan Flash dari Telkomsel," kata Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia, melalui keterangan resminya, Selasa (18/8/2009).

FlexiNet Unlimited ditujukan bagi mereka yang membutuhkan layanan mobile data karena, selain harga yang sangat murah juga dapat dipakai di seluruh kota di Indonesia yang terdapat fasilitas datanya.

Tarif Flexinet Unlimited sangat murah di kelasnya, yaitu untuk Flexi Trendy Rp 2.500/hari dan Rp 15.000/minggu tanpa batasan quota atau unlimited dengan kecepatan 153 kbps.

"Bahkan untuk pelanggan pasca bayar (Classy) tarifnya lebih murah lagi, yakni Rp2.250 per hari dan Rp13.500 per minggu," terang Eddy Kurnia.

Nomor Flexi yang bisa dipakai untuk akses FlexiNet Unlimited ini bisa nomor lama maupun nomor baru, baik prabayar maupun pascabayar, dengan menggunakan modem CDMA maupun handphone yang telah memiliki fasilitas akses internet.

Untuk memudahkan mengakses FlexiNet Unlimited, Telkom juga menyediakan Paket Modem Merdeka seharga Rp399.000 yang di-bundling bersama kartu Perdana Flexi Dahsyat. FlexiNet Unlimited cocok untuk akses Facebook, e-mail, chatting maupun keperluan internet lainnya.

Cara menggunakan FlexiNet Unlimited sangat mudah, tidak perlu ke mana-mana, pelanggan cukup SMS ke Nomor 2525 ketik REG(spasi)HARIAN atau REG(spasi)MINGGUAN dari handphone pelanggan yang kemudian secara otomatis akan diperpanjang secara harian atau mingguan. Untuk berhenti berlangganan, cukup SMS ke 2525 ketik: STOP.

Dengan Flexinet Unlimited diharapkan masyarakat semakin banyak pilihan dan mudah dalam mengakses internet dan juga semakin menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini tercermin dari tingginya minat masyarakat untuk membeli modem CDMA bundling dengan starter pack Trendy Dahsyat di beberapa event sales yang digelar oleh Flexi.

Dijelaskan Eddy Kurnia, berkat promo dan inovasi yang dilakukan Telkom, hingga akhir Juli lalu pelanggan Flexi sudah mencapai angka lebih dari 13,8 juta. Jumlah tersebut menurutnya merupakan lonjakan lebih dari 80 persen dibanding Juli 2008. Dengan jumlah BTS (Base Traneceiver Station) mencapai 5.060. Flexi kini melayani 324 kota di Indonesia.

Dengan diperkenalkannya layanan FlexiNet Unlimited, Telkom optimis dapat meningkatkan jumlah pelanggan. Adapun pengguna layanan data dan internet Flexi, baru mencapai 500.000 pelanggan. Menurutnya jumlah tersebut masih jauh di bawah kapasitas terpasang layanan data Flexi.

"Kami optimis pelanggan layanan data Flexi akan bertambah sebanyak 20 persen," ujar Eddy Kurnia. Menurutnya, di tengah kebutuhan layanan data saat ini, adanya layanan FlexiNet Unlimited yang sangat murah tentunya akan disambut baik oleh pelanggan. (srn)

Rabu, 09 September 2009

Debat Seputar Bahaya MSG

Mengapa MSG dianggap berbahaya, sehingga harus ditiadakan dari daftar menu? Apa saja bahaya kesehatan yang dihubungkan dengan MSG? Apakah semua tuduhan bahwa MSG berbahaya berdasarkan bukti ilmiah yang nyata? Bagaimana pendapat otoritas pengawas makanan ternama dunia tentang profil keamanan MSG?

MSG dibuat dari molasses tebu atau dari tepung jagung, singkong, beras, atau sagu. Melalui proses fermentasi oleh mikroba, unsur karbohidrat dari bahan-bahan tersebut diolah menjadi glutamat. Glutamat yang dihasilkan bakteri ini lalu melalui berbagai proses lagi, seperti netralisasi, dekolorisasi (membuang warna sehingga menjadi putih), pengkristalan, pengeringan, pengayakan, dan terakhir pengepakan, hingga siap untuk dipasarkan. MSG, sesuai namanya, adalah natrium dan glutamat. MSG mengandung natrium sekitar 12% dari berat MSG, dan 78% glutamat, sedangkan sisanya adalah air sebanyak 10%. Natrium adalah mineral yang juga merupakan komponen utama garam. Glutamat adalah salah satu jenis protein yang merupakan komponen alamiah berbagai jenis makanan seperti daging, ayam, makanan laut, sayuran, dan juga bumbu masak, seperti terasi.

Sekarang ini, asupan harian MSG di negara maju berkisar antara 0,3 - 1,0 gram per hari. Angka asupan ini mungkin lebih tinggi di negara-negara Asia. Pada tahun 1995 FASEB menjawab permintaan dari badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat FDA (Food and Drug Administration) untuk meneliti keamanan MSG terkait dengan banyaknya isu negatif tentang MSG. FASEB adalah singkatan dari Federation of American Societies for Experimental Biology, lembaga di Amerika Serikat yang mendedikasikan diri untuk penelitian seputar ilmu biologi dan biomedis.

Dalam laporannya pada FDA, FASEB mengemukakan fakta-fakta ilmiah sebagai berikut di bawah ini:

Apakah MSG menyebabkan timbulnya "Chinese Restaurant Syndrome"?

MSG dituduh sebagai biang keladi penyebab berbagai keluhan, yang disebut dengan istilah Chinese Restaurant Syndrome. Istilah ini berasal dari kejadian ketika seorang dokter di Amerika makan di restoran China, kemudian mengalami mual, pusing, dan muntah-muntah. Sindrom ini terjadi disinyalir lantaran makanan China mengandung banyak MSG. Laporan ini kemudian dimuat pada New England Journal of Medicine pada 1968.

Secara lengkap, sindrom atau kumpulan gejala itu terdiri atas :
* Rasa terbakar di bagian belakang leher, lengan atas, dan dada
* Rasa penuh di wajah
* Nyeri dada
* Sakit kepala
* Mual
* Berdebar-debar
* Rasa kebas di belakang leher menjalar ke lengan dan punggung
* Rasa kesemutan di wajah, pelipis, punggung bagian atas, leher, dan lengan
* Mengantuk
* Lemah

Berbagai penelitian ilmiah selanjutnya tidak menemukan adanya kaitan antara MSG dengan sindrom restoran China ini. Faktanya, mungkin ada sekelompok kecil orang yang bereaksi negatif terhadap MSG sehingga mengalami hal-hal tersebut. Namun belum jelas berapa persen dari penduduk yang mengalami hal ini. Selain itu, reaksi negatif MSG ini baru muncul bila orang tersebut makan sedikitnya 3 gram MSG tanpa makanan (dalam kondisi perut kosong). Keadaan ini bisa dikatakan sangat jarang terjadi, karena MSG biasanya dicampurkan ke dalam masakan. Selain itu, terdapat juga bahan makanan lain, terutama karbohidrat, yang dimakan bersamaan dengan MSG.

Apakah benar MSG menimbulkan sesak nafas pada penderita asma?

Sesak nafas pada penderita asma setelah mengonsumsi MSG mungkin terjadi bila penyakit asmanya tidak terkontrol atau tidak diobati sebagaimana mestinya. Sementara untuk dugaan antara konsumsi MSG dengan timbulnya lesi (luka) pada otak, munculnya penyakit Alzheimer, Huntington Disease, amyotopic lateral sclerosis, dan penyakit kronis lainnya, FDA telah mengambil tindakan. Badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat ini telah meminta FASEB untuk menelaah ulang semua penelitian tentang efek kesehatan MSG.

Laporan final FASEB diterbitkan dalam buku setebal 350 halaman untuk FDA pada tanggal 31 Juli 1995. Berdasarkan laporan ini, FDA berpendapat bahwa tidak ada bukti ilmiah apa pun yang membuktikan bahwa MSG atau glutamat menyebabkan lesi otak dan penyakit kronis.

Kesimpulannya, MSG atau vetsin aman untuk digunakan atau dikonsumsi dalam makanan sehari-hari. Berbagai "mitos" tentang efek samping MSG tidak memiliki bukti ilmiah yang kuat, sehingga seluruh badan pengawasan makanan dunia masih menggolongkan MSG sebagai bahan yang "Generally Regarded as Safe" (GRAS) dan tidak menentukan berapa batas asupan hariannya.

(Dr Johanes C. Chandrawinata, MND, dokter spesialis gizi klinik dari Rumah Sakit Melinda, Bandung)

Bahaya Sate, Udang dan Mie Instant

PENGGEMAR SATE


KALAU ANDA MAKAN SATE, JANGAN LUPA MAKAN TIMUN SETELAHNYA, KARENA..
KETIKA KITA MAKAN SATE SEBETULNYA IKUT JUGA KARBON DARI HASIL PEMBAKARAN ARANG YANG DAPAT MENYEBABKAN KANKER. UNTUK ITU KITA PUNYA OBATNYA YAITU TIMUN YANG DISARANKAN UNTUK DIMAKAN SETELAH MAKAN SATE, KARENA SATE MEPUNYAI ZAT KARSINOGEN (PENYEBAB KANKER) TETAPI TIMUN TERNYATA PUNYA ANTI KARSINOGENIK.
JADI JANGAN LUPA MAKAN TIMUN SETELAH MAKAN SATE...


UDANG DAN VITAMIN C
JANGAN MAKAN UDANG SETELAH ANDA MAKAN VITAMINC....!!! KARENA INI
AKAN MENYEBABKAN KEMATIAN DARI RACUN ARSENIK (As) YANG MANA INI
MERUPAKAN PROSES REAKSI DARI UDANG DAN VITAMIN C DI DALAM TUBUH DAN BERAKIBAT KERACUNAN YANG FATAL DALAM HITUNGAN JAM...!!!

MIE INSTAN
PARA PENGGEMAR MI INSTAN, PASTIKAN ANDA PUNYA SELANG WAKTU PALING
TIDAK 3 (TIGA) HARI SETELAH ANDA MENGKONSUMSI MI INSTAN JIKA ANDA AKAN
MENGKONSUMSINYA LAGI..!!

INFORMASI DARI SEORANG DOKTER: "KELUARGA KAMI BERHENTI MENGKONSUMSI  MI INSTAN SEJAK LEBIH DARI 5 TAHUN YANG LALU SETELAH MENGETAHUI TENTANG ADANYA LILIN YANG MELAPISI MI INSTAN TERSEBUT" - LILIN INI BUKAN SAJA  MELAPISI STEREOFOAM TETAPI JUGA MELAPISI MI INSTAN ITU SENDIRI.
ITULAH SEBABNYA MENGAPA MI INSTAN TIDAK LENGKET SATU SAMA LAINNYA
KETIKADIMASAK..!!
JIKA KITA PERHATIKAN MI CHINA YANG BERWARNA KUNING YANG BIASA DI TEMUKAN DI PASAR, DARI HASIL PENGAMATAN, MI YANG BELUM DIMASAK TERSEBUT AKAN TERLIHAT SEPERTI BERMINYAK. LAPISAN MINYAK INI AKAN MENGHINDARI LENGKETNYA MI TERSEBUT SATU DENGAN LAINNYA. MI WONTON YANG MASIH MENTAH BIASANYA DI TABURKAN TEPUNG AGAR TERHINDAR DARI LENGKET.
KETIKA TUKANG MASAK AKAN MEMASAK MI, DIA MEMASAKNYA PERTAMA-TAMA  DALAM AIR PANAS, KEMUDIAN DIBILAS / DITIRISKAN DENGAN AIR DINGIN SEBELUM DIMASAK DENGAN AIR PANAS LAGI.
MEMASAK DAN MENIRISKAN DENGAN CARA INI AKAN DAPAT MENGHINDARI  LENGKETNYA MI TERSEBUT SATU DENGAN LAINNYA.
TUKANG MASAK MEMBERIKAN MINYAK DAN SAOS PADA MI TERSEBUT AGAR TIDAK MENJADI LENGKET KETIKA AKAN DIKONSUMSI SECARA KERING (TANPA KUAH!)

ATURAN MASAK DALAM MEMBUAT SPAGHETTI (MI ITALY) AKAN DIBUTUHKAN  MINYAK DAN MENTEGA YANG DITAMBAHKAN TERLEBIH DAHULU PADA AIR REBUSAN SPAGHETTI UNTUK MENGHINDARI LENGKETNYA PASTA TERSEBUT.

Senin, 07 September 2009

Software Menambah Kapasitas RAM dengan Flashdisk

eBoostr merupakan solusi alternativ yang mirip dengan Vista’s ReadyBoost dan SuperFetch. eBoostr mampu menaikan kecepatan dan respon dari berbagai aplikasi hanya dengan menggunakan Flash Disk yang berperan sebagai penyedia RAM yang kosong ataupun cache memory pada PC. Jadi kita bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk bekerja dengan aplikasi yang cukup berat memerlukan sumberdaya memori PC anda. Dengan penggunaan eBoostr anda tidak harus upgrade hardware komputer anda!

Kali ini anda bisa mendapatkan yang versi : eBoostr Pro 3.0.1.498, yang lengkap dengan key dan keygen nya, jika anda belum memiliki software ini silahkan download di SINI.

Software ini adalah salah satu software unik karena mampu mengubah fungsi flashdisk anda sebagai modul RAM. Jika PC anda termasuk PC ber-memory kecil anda bisa menggunakan flashdisk anda sebagai RAM tambahan

eBoostr merupakan pengembangan dari ReadyBoost dan SuperFetch yang ada di windows vista. Software ini dibuat untuk bisa meningkatkan kapasitas memory RAM pada windows XP. Software ini dilengkapi dengan fitur smart caching agar aplikasi dan file dapat bekerja lebih maksimal. Eboostr support dengan perangkat USB dan Non Removable Media Device seperti (CF, SD/SDHC, MMC, xD memory card yang lainnya) serta dapat menggunakan memory harddisk yang kosong untuk dialokasikan sebagai cache.

Ingat...! Perangkat USB hanya bisa berjalan cepat jika port USB pada komputer sudah versi 2.0, kalo menggunakan versi sebelumnya speednya lambat dan kecepatan prosesnya juga berkurang. Untuk penambahan perangkat USB bisa ditambah hingga 4 perangkat yang bisa dipakai untuk ruang cache sekaligus. Ukuran cache pada setiap perangkat bisa mencapai maksimal 4 GB, kalo memakai NTFS ukurannya tidak terbatas.

Keunggulan dari Aplikasi eBoostr™ dikutip Situsnya.

•Memory caching (if you have plenty of RAM installed);
•Exclude list (the most requested feature);
•Power saving mode;
•More than 4GB cache file size (on NTFS file system only);
•Allows up to 4 devices for simultaneous smart caching;
•One flash drive use on different computers;
•Unlimited number of files in cache;
•Build cache process improvement (including initial statistics used from XP prefetch information);
•Load balancing mechanism improvements;
•Reduced hard drive activities;
•reduced power consumption, which leads to improved notebook battery life;
•And many small fixes and enhancements;
eBoostr sudah mensupport windows Vista dengan kebutuhan system sebagai berikut

•Windows Vista, Windows XP, Windows 2000*, Windows 2003 Server, Windows 2008 Server, Windows 7 Beta
(all 32 and 64 bit systems supported)
•USB 2.0 port version or memory card reader
•Flash drive or memory card with at least 2.5 MB/sec random read speed

Selasa, 01 September 2009

Osteoporosis

Masalah osteroporosis memang masalah yang penting. Sekitar 13-18 persen wanita berusia 50 tahun mengalami osteoporosis. Laki-laki lebih jarang, hanya 3-6 persen untuk laki-laki berusia 50 tahun atau lebih. Sedangkan jumlah wanita yang osteopenia (derajat lebih ringan dari osteoporosis) jauh lebih banyak, 37-50 persen wanita mengalaminya.

Osteoporosis menyebabkan massa atau densitas tulang berkurang, sehingga mudah patah. Di Amerika, ada empat sampai enam juta wanita dengan osteoporosis, sedangkan laki-laki satu sampai dua juta. Konsekuensi atau dampak buruk dari osteoporosis adalah tulang yang rapuh, keropos sehingga mudah. Satu dari wanita usia 50 tahun atau lebih akan mengalami patah tulang dalam kehidupannya, sedangkan pada laki-laki satu di antara delapan orang. Patah tulang dapat terjadi di tulang mana saja, namun patah tulang panggul (HIP) merupakan dampak yang paling serius.

Serius, karena angka kematian tinggi pada pasien patah tulang panggul. Di negara maju seperti Amerika saja, 24 persen pasien meninggal, setahun setelah patah tulang. Patah tulang panggul juga sering menyebabkan cacat, sekitar 50 persen harus memakai alat bantu untuk bisa berjalan. Bagaimana mencegah osteoporosis? Mencegah lebih baik daripada mengobati dan untuk osteoporosis sebaiknya pencegahan dimulai sejak kecil. Olahraga atau berjalan cepat setiap hari selama setengah jam, hindari rokok dan alkohol, memperbaiki nutrisi, khususnya kita perlu makanan yang mengandung banyak kalsium dan vitamin D.

Dengan cara tersebut, akan tercapai massa tulang (kepadatan tulang) yang bagus sewaktu usia dewasa muda dan terbukti dapat memperlambat proses osteoporosis, artinya osteoporosis muncul pada usia yang lebih lanjut. Apakah berarti upaya pencegahan pada usia lanjut tidak ada gunanya? Upaya yang sama untuk pencegahan osteoporosis seperti diterangkan di atas, ternyata masih ada gunanya untuk usia lanjut, bahkan juga berguna untuk yang telanjur mengalami patah tulang.

Memang, masalah tulang ini perlu lebih mendapat perhatian pada wanita, khususnya setelah menopause, karena tulang secara bertahap mengalami kekeroposan sebesar 2-4 persen setiap tahun. Bila kita secara teratur mengikuti senam jantung sehat dan berjalan cepat setengah jam sehari dan mengonsumsi buah dan sayur , sebetulnya tidak usah khawatir. Anda tidak harus minum susu tinggi kalsium. Sumber kalsium bisa kita dapatkan dari bahan makanan yang lain dan susu biasa sebetulnya kadar kalsiumnya sudah mencukupi.

Bila kadar kolesterol agak tinggi atau belum periksa kadar kolesterol darah, ada baiknya minum susu yang rendah lemak. Untuk mengetahui apakah tulang kita sudah osteoporosis atau pada tahap awal osteoporosis (osteopenia), dokter biasanya memeriksa densitas tulang kita dengan pemeriksaan BMD. Pemeriksaan tulang yang relatif sederhana. Untuk usia di atas 65 tahun amat dianjurkan, untuk usia 40 tahun ketas boleh saja check-up, termasuk pemeriksaan BMD. Ada baiknya konsultasi dulu dengan dokter keluarga Anda.

Patah tulang yang paling sering ditemukan akibat osteoporosis adalah patah tulang vertebra atau tulang punggung. Sekitar 40 persen perempuan dan 25 persen laki-laki akan mengalami patah tulang punggung dalam kehidupan mereka. Untuk perempuan, angka kejadian sekitar 6 persen untuk usia 50-59 tahun, dan 75 persen pada usia 90 tahun ke atas.

Namun, sebagian besar patah tulang punggung hanya menyebabkan keluhan ringan dan tidak terdiagnosis. Sekitar 33 persen menyebabkan gejala yang lebih berat dan karena itu terdiagnosis, 8 persen harus rawat inap dan sekitar 2 persen memerlukan perawatan jangka panjang. Gejala utamanya adalah nyeri pinggang. Keluhan lain adalah nyeri sewaktu membungkuk, sewaktu tangan meraih tinggi atau sewaktu berjalan. Perubahan yang tampak dari luar adalah, pasien tampak lebih pendek dari sebelumnya dan bongkok.

Dapat disimpulkan, tubuh tidak semata-mata memerlukan susu yang diperkaya kalsium, tetapi kalau kepingin, ya tentu saja boleh minum. Susu biasa atau susu rendah lemak sudah cukup mengandung kalsium. Pada usia 40 keatas, apalagi kalau kadar kolesterol belum diperiksa, sebaiknya minum susu rendah lemak. Check-up untuk menentukan ada tidaknya osteoporosis boleh dikerjakan. Kebiasaan hidup yang baik, senam jantung, berjalan cepat, makan sayur dan buah setiap hari perlu dilanjutkan.

Obat dan Pertolongan Pertama untuk Penyakit

Dunia ini secara medias tidak ada yang namanya obat "Dewa" yang bisa menyembuhkan segala macam penyakit. Dalam dunia obat-obatan / farmasi tidak ada obat khusus diformulasikan untuk segala macam penyakit.

Oleh karena itu ada yang pepatah yang mengatakan "mencegah lebih baik dari pada mengobati", jadi hiduplah dalam pola hidup sehat untuk mencegah datangnya penyakit.

Pola hidup sehat itu berarti konsumsi seimbang antara karbohidrat-lemak-protein, juga mineral dan vitamin; cukup istirahat (tidur 6-8 jam sehari); minum banyak air putih (minimal 8 gelas sehari) dan olah raga. Jikalau sakit, maka pilihan obat yang baik dan terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah adalah obat generik.

Pertolongan pertama untuk penyakit itu juga ada banyak tergantung dari penyakitnya itu sendiri, seperti misalnya :

  * Demam : pertolongan pertamanya adalah dengan mengkompres pasien dengan air dingin untuk menurunkan demam. Berikan obat jika ada.
  * Asma : Untuk penderita asma, biasanya obat selalu tersedia bersamanya. Jika memang tidak ada, beri uap hangat ke lubang hidung untuk mengencerkan gumpalan lendir.
  * Serangan Jantung : lalu pingsan. Bila orang yang diduga mengalami serangan jantung pingsan, tenaga medis dapat menyarankan anda memulai CPR (Bantuan Pernafasan). Bahkan untuk orang yang tidak terlatih, tenaga medis dapat memberikan instruksi sampai bantuan datang.
  * Lemah Jantung : Seperti halnya asma, obatnya pasti ada selalu bersamanya. Jika tidak ada, pokoknya beri pasien makanan atau minuman dengan kandungan Kalium, seperti pisang.
  * Stroke : Sebagaimana diketahui, orang yang mendapat serangan stroke, maka pembuluh darah halus pada otaknya mengalami kepecahan yang berlangsung lamban. Dalam menghadapi keadaan demikian, jangan sampai panik melainkan harus tetap tenang. Si pasien harus tetap berada pada tempat semula dimana ia terjatuh (misalnya di kamar mandi, kamar tidur atau dimana saja). Jangan dipindahkan dulu, sebab perpindahan si penderita dari tempat ia jatuh ke tempat lain akan mempercepat proses kepecahan pembuluh darah halus pada otak.

  Penderita harus dibantu mengambil posisi duduk yang baik agar tidak jatuh lagi. Pada saat itu pengeluaran darah dapat dilakukan yang terbaik dengan menggunakan jarum suntik, tetapi jika tidak tersedia, jarum jahit/jarum oentul dapat dipakai tetapi semuanya harus disucihamakan dahulu antara lain dengan jalan ujung jarum dibakar diatas api.

  Setelah jarum siap pakai, lakukan penusukan pada 10 ujung jari tangan, titik penusukan kira-kira 1 cm dari ujung jari tangan, setiap ujung jari mendapatkan 1 kali tusukan dengan harapan setiap jari mengeluarkan 1 tetes darah. Pengeluaran darah dari ujung jari dapat dibantu dengan cara memencet jika sewaktu jari ditusuk darah tidak keluar. Dalam jangka waktu kira-kira 10 menit kemudian si penderita akan sadar kembali.

  Bilamana mulut si penderita tampak mencong, maka kedua daun telinga si penderita harus ditarik-tarik sampai berwarna kemerah-merahan, setelah itu lakukan dua kali penusukan pada masing-masing ujung bawah daun telinga sehingga darah keluar sebanyak 2 tetes dari setiap ujung daun telinga. Dalam beberapa menit saja bentuk mulut si penderita akan menjadi normal kembali. Setelah si penderita pulih keadaannya dan tidak ada rasa kelainan yang berarti, maka bawalah si penderita ke dokter atau rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan yang lebih lanjut.

  Tindakan pertolongan pertama tersebut diatas dapat menolong dan menyelamatkan si penderita, tetapi sebaliknya jika si penderita begitu terjatuh karena serangan stroke lalu buru-buru diangkut ke rumah sakit atau dokter dengan maksud untuk mendapatkan pertolongan tapi tidak terpikirkan bahwa goncangan-goncangan kendaraan dalam perjalanan dapat mempercepat proses pendarahan lebih lanjut dalam otak yang akan berakibat fatal. Sumber : Mediasehat.com

PERTOLONGAN PERTAMA PADA PENDERITA STROKE

PENTING!!!

Sumber tulisan ini abin dapat dari someone yg ga mau d sebutin namanya.. insya allah bisa sedikit membantu teman-teman. :)

Ada satu cara terbaik untuk memberikan pertolongan pertama kepada orang yang mendapat serangan STROKE. Cara ini selain dapat menyelamatkan nyawa si penderita , juga tidak menimbulkan efek sampingan apapun.

Pertolongan pertama ini dijamin merupakan pertolongan GAWAT DADURAT yang dapat berhasil 100%. Sebagaimana diketahui , orang yang mendapat serangan STROKE , seluruh darah di tubuh akan mengalir sangat kencang menuju pembuluh darah di otak. Apabila kegiatan pertolongan diberikan terlambat sedikit saja , maka pembuluh darah pada otak tidak akan kuat menahan aliran darah yang mengalir dengan deras dan akan segera pecah sedikit demi sedikit. Dalam menghadapi keadaan demikian jangan sampai panik tetapi harus tetap tenang. Si penderita harus tetap berada di tempat semula dimana ia terjatuh ( Mis: di kamar mandi, kamar tidur, atau dimana saja ) JANGAN DIPINDAHKAN !!!! Sebab dengan memindahkan si penderita dari tempat semula akan mempercepat perpecahan pembuluh darah di otak.

Penderita harus di bantu mengambil posisi duduk yang baik agar tidak terjatuh lagi , dan pada saat itu pengeluaran darah dapat dilakukan.

- Untuk yang terbaik menggunakan JARUM SUNTIK , namun apabila tidak ada , maka JARUM JAHIT / JARUM PENTUL / PENITI dapat dipakai dengan terlebih dahulu di-steril-kan dulu dengan cara di bakar diatas api

- Setelah jarum steril, segera lakukan PENUSUKAN pada 10 UJUNG JARI TANGAN. - Titik penusukan kira-kira 1 cm dari ujung kuku. Setiap jari cukup di tusuk 1 KALI SAJA dengan harapan setiap jari mengeluarkan tetes darah.

- Pengeluaran darah juga dapat dibantu dengan cara di PENCET apabila darah ternyata tidak keluar dari ujung jari. - Dalam jangka waktu kira2 10 menit , si pnderita akn segera sadar kmbali.

- Bila mulut si penderita tampak Mencong / Tidak normal , maka KEDUA DAUN TELINGA si penderita HARUS DITARIK ? TARIK sampai berwarna kemerah-merahan.

- Setelah itu lakukanlah 2 KALI PENUSUKAN pada masing-masing UJUNG BAWAH TELINGA sehingga darah keluar sebanyak 2 tetes dari setiap ujung daun telinga.

- Dengan demikian dalam beberapa menit bentuk mulut si penderita akan kembali normal. Setelah keadaan si penderita pulih dan tidak ada kelainan yang berarti, maka segera bawa si penderita dengan hati-hati ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Serangan stroke ini dapat terjadi pada siapa saja dan dimana saja.

Sebarkan Pemahaman Tentang Stroke

MASYARAKAT luas harus memahami penyakit stroke, mulai kalangan awam, para medis, petugas administrasi sampai polisi lalu lintas. Semua pihak harus memiliki pemahaman yang sama akan kegawatdaruratan penderita stroke sehingga mampu memberikan iklim kondusif bagi penyelamatan penderita. Gerakan secara menyeluruh hendaknya menjadi perhatian semua kalangan, agar terjadi proses pemahaman yang lebih memasyarakat.
Seluruh lapisan masyarakat akan menyuarakan stroke pada tahap yang paling mendasar. Pada gilirannya masyarakat akan mencari informasi lebih banyak untuk memahami persoalan dari sumber yang paling berkompeten. Dengan demikian akan terjadi penyebarluasan apa itu stroke, bahayanya sekaligus penanganan ketika terjadi serangan.
Sebab berdasarkan pengalaman di lapangan, penyakit stroke membutuhkan perhatian semua pihak. Selain aspek medis juga memerlukan dukungan sektor terkait guna mendukung kelancaran penyelamatan pasien stroke. Hal itu diperlukan untuk menyelamatkan tiga jam pertama sejak serangan stroke yang sangat berharga bagi penderita.
Kalau tiga sampai enam jam pertama sejak serangan stroke dapat diusahakan pertolongan secara tepat akan dapat dihindarkan dari kerusakan jaringan otak. Tiga jam pascaserangan mendadak itu, pasien harus menadapat perawatan medis secara khusus. Keterlambatan akan berakibat vatal, penderita akan mengalami kerusakan jaringan otak yang tidak dapat dipulihkan kembali. Kerusakan total jaringan otak bahkan dapat mengakibatkan kematian bagi penderita.
Semua pihak berkewajiban untuk menyebarluaskan pemahaman kepada masyarakat agar terjadi kesadaran di berbagai lapisan. Masyarakat yang sadar stroke akan mampu memberikan pertolongan pertama sejak terjadi serangan stroke sehingga dapat dihindari keterlambatan.
Periode emas tiga jam setelah serangan penderita stroke harus diselamatkan. Hal itu diperlukan untuk mencegah kerusakan sel-sel otak yang sangat berpengaruh terhadap keselematan penderita. Dalam program pengenalan pada pelayanan dini ini perlu dijelaskan secara sederhana dan mudah dimengeri bahwa apabila seseorang mendapat serangan stroke artinya orang tersebut mendapat serangan pada otak.
Stroke adalah serangan otak, berbeda dengan serangan jantung. Otak merupakan bagian yang paling penting dalam tubuh manusia, bagian yang paling berkuasa, dan bagian yang paling menentukan kehidupan manusia. Otak yang sangat vital bagi manusia justru merupakan bagian paling lemah dan sangat tergantung pada bantuan yang terus menerus dari berbagai sistem yang ada dalam tubuh.
Otak bagian yang paling rawan dan mudah rusak. Kerusakan akan berakibat fatal, yakni kematian. Sedikitnya cacat yang tidak dapat disembuhkan. Untuk itu serangan pada otak harus ditanggapi sebagai gangguan medis yang sangat gawat dan sangat darurat.
Keadaan darurat dan gawat medis itu maka penanganan untuk penderita stroke harus diberi prioritas utama. Didahulukan dari penanganan penderita penyakit lain. Penanganan keadaan darurat stroke tidak dapat ditunda, penanganan dalam keadaan darurat menjadi periode emas. Sesegera mungkin, tiga jam atau enam jam sejak serangan pertama stroke. sumber: hupelita.com 

Ditemukan Sebuah Planet Bunuh Diri

Sejumlah astronom menemukan fenomena yang tampaknya merupakan aksi bunuh diri planet karena berada amat dekat dengan bintangnya dan menimbulkan gelombang dahsyat.

Planet tersebut adalah WASP-18b yang telah berjuta tahun hidup dan ditemukan Coel Hellier, seorang profesor astrofisika di Keele University di Inggris. Hellier menyampaikan laporannya pada jurnal ilmiah The Nature, Kamis (27/8). ”Dengan menciptakan gelombang itu, dia menghancurkan dirinya sendiri,” ujar Hellier.

Bintang planet tersebut adalah WASP-18. Planet itu mengitari bintang dalam konstelasi Phoenix dan berjarak sekitar 325 tahun cahaya dari Bumi (satu tahun cahaya sekitar 9,3 triliun kilometer). Itu berarti dia ada di kawasan tetangga galaksi kita.

Jarak planet tersebut dengan bintangnya adalah sekitar 1/50 jarak Bumi dengan Matahari. Ukuran planet tersebut sekitar 10 kali ukuran Planet Yupiter. Gelombang antara planet tersebut dan bintangnya bisa dianalogikan dengan relasi Bulan dan Bumi yang bisa membentuk dua kali gelombang. Sejauh ini para astronom telah menemukan lebih dari 370 planet di luar sistem Matahari. Namun, penemuan planet bunuh diri amat jarang terjadi.